Tiada perjuangan yang Berkhianat
Tiada
Perjuangan yang Berkhianat
Adalah Rina, seorang siswa kelas XII di sebuah madrasah
yang berada di Rembang pada beberapa tahun yang lalu. Dia berasal dari desa
Kebonharjo Kecamatan Sale Kabupaten Rembang. Rina merupakan dua bersaudara yang
dibesarkan oleh seorang ibu singleparent. Ayahnya telah meninggal ketika dia
baru berusia 6 tahun.
Demi menghidupi dua anak gadisnya, ibu Rina bekerja
serabutan. Terkadang menjadi tukang cuci dan setrika di rumah orang, kadang
bekerja di ladang. Yang penting mendapat uang dan khalal.
Rina mendapat kesempatan menimba ilmu di madrasah karena
dibawa oleh guru olahraga di Madrasah Tsanawiyahnya ke Rembang. Berkat
ketekunan dan kesungguhan dalam menuntut ilmu, Rina diterima di perguruan
tinggi negri melalui jalur SNPTN bidik misi.
Namun, diterimanya dia di perguruan tinggi membuat dia
gamang karena tidak ada gambaran dana untuk berangkat ke kota.
Pada masa tenggang sebelum kuliah, selama 4 bulan, Rina
bekerja sebagai pembantu di rumah orang kaya sebagai pengasuh anak. Dan
Alhamdulillah, majikannya baik hati. Oleh majikannya, Rina dititipkan pada
saudara yang ada di kota tempat Rina kuliah. Dan tentu saja tetap sebagai
pembantu di kota. Sehingga Rina tidak perlu bayar kos dan bayar uang makan.
Karena itulah Rina dapat mengirim sedikit uang guna
membantu ibunya di kampung. Bahkan Rina bertekat membantu adiknya kuliah
nantinya.
Singkat cerita, kehidupan Rina, Ibu dan adiknya berubah
setelah Rina lulus dari perguruan tinggi negeri ternama dengan predikat
cumlaude. Karena sejak saat itu, Rina bekerja di perusahaan milik calon
suaminya.

Posting Komentar untuk "Tiada perjuangan yang Berkhianat"